Siapakah orang Kristen? Penting ! -->
Cari Berita

Advertisement

Siapakah orang Kristen? Penting !

baitsuci
Thursday, October 10, 2019

Baitsuci.com - Siapakah orang Kristen?
Sesungguhnya Apa arti Kristen? Siapakah orang Kristen? Adakah yang bisa menyebut dirinya orang Kristen? Dan akankah semua orang Kristen menghabiskan kekekalan bersama Yesus?
Penting untuk dipahami bahwa seseorang belum tentu seorang Kristen karena ia dilahirkan dalam bangsa, budaya, atau rumah tangga Kristen. Tidak seorang pun di dunia ini yang secara alami dilahirkan sebagai seorang Kristen. Meskipun seseorang dapat bergaul dengan atau menyetujui prinsip-prinsip Kristen, itu tidak membuatnya menjadi seorang Kristen. Tidak ada cara bagi siapa pun untuk menjadi seorang Kristen dengan kekuatan karakternya sendiri, kemauan keras, pengetahuan, talenta, rasa kebenaran, atau perasaan sensitif.

Dengan pemahaman ini, pria atau wanita ini telah bertobat dari kehidupan sebelumnya dan telah menjadi seorang Kristen. Dengan kata lain, seorang Kristen adalah seseorang yang telah bertobat. "Menjadi dipertobatkan," atau "memberikan hidupmu kepada Yesus" bukan hanya ungkapan; itu berarti sesuatu yang nyata.

Kami bertobat dari sesuatu menjadi sesuatu. Misalnya, dari ketidaktahuan ke pemahaman, atau dari "membuang-buang waktu" untuk "melakukan pekerjaan yang bermanfaat," atau dari cinta diri untuk saling mencintai dan berbuat baik satu sama lain. Jadi bertobat berarti berbalik dari kejahatan, melakukan kehendak Tuhan.


Juruselamat sangat dibutuhkan!
Hati,jiwa tahu kebutuhannya akan Juruselamat, seseorang untuk menyelamatkannya dari dosa yang ada di dalam dirinya. Ketundukan kepada Allah, atau seperti yang telah kita katakan sebelumnya, pertobatan, menjadi tindakan iman.

Iman bahwa Tuhan akan membebaskan seseorang dari kuasa dosa sehingga ia dapat menjalani kehidupan di bumi yang menyenangkan Tuhan. Orang yang telah membuat komitmen seperti itu telah menjadi seorang "Kristen."

Jadi seorang Kristen diselamatkan dari sesuatu — dari sesuatu yang jahat menjadi sesuatu yang baik gelap-terang. Ini tidak terjadi dalam satu saat. Seorang Kristen dapat menerima pengampunan dosa dalam satu saat, tetapi itu hanyalah awal dari pekerjaan keselamatan yang konstan sesudahnya. Setelah pertobatan, ia diselamatkan sedikit demi sedikit dari semakin banyak dosa yang melekat dengan kuat padanya.

Karena itu ia terus bertumbuh dan meningkat dalam keselamatan. Yesus Kristus, Putra Allah, menjalani kehidupan di bumi yang menyenangkan Tuhan. Bahkan, dalam kuasa Allah, Ia mengalahkan semua dosa yang umum bagi manusia.

Dengan demikian Dia menjadi Juruselamat kita. Seperti Dia hidup, kita sekarang juga bisa hidup dalam kemenangan atas dosa. Untuk tujuan ini, Dia telah memberi kita kuasa Roh Kudus-Nya, yang membimbing dan memperkuat kita untuk mengatasi apa yang masih terikat kepada kita, meskipun kita adalah seorang Kristen dan telah bertobat.Kristen versus religius.

Kata "Kristen" berarti "seperti Kristus," atau "untuk menjadi seperti Kristus-pengikut Kristus" Karena itu sesuatu yang sama sekali berbeda dari menjadi religius.

Menjadi religius sama dengan tertarik pada agama, atau memiliki kecenderungan agama. Ada banyak agama yang berbeda dan banyak jenis agama, bahkan di antara mereka yang membaca Alkitab.

Namun, menjadi seorang Kristen berarti mengikuti langkah-langkah Yesus Kristus dan menjadi seperti Dia di dunia ini. Penekanannya di sini adalah pada melakukan, dan tidak menjadi munafik. Yesus berkata,
(Matius 7:21) "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga."
Di sini kita melihat bahwa kita tidak memasuki kerajaan Allah semata-mata dengan alasan bahwa Yesus Kristus, Yang Adil, mati untuk kita. Iman kepada-Nya juga harus menghasilkan melakukan kebenaran dalam kehidupan pribadi kita.

( 2 Timotius 2:19 , 22 ) "Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: "Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya" dan "Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan."Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni."