Hanya Tuhan Yang Dapat Menilai Saya Ayat-ayat Alkitab

Baitsuci.com-Hanya Tuhan Yang Dapat Menilai Saya Ayat-ayat Alkitab
Apa yang diajarkan Alkitab tentang Penghakiman Tuhan? Apakah benar bahwa “Hanya Tuhan yang dapat Menilai Saya?”

Kitab Suci penuh dengan ayat dan cerita tentang penghakiman Tuhan dan manusia. Satu ayat populer tentang penghakiman berasal dari Matius 7: 1, yang mengatakan “Jangan menghakimi, bahwa kamu tidak akan dihakimi.” Ini merujuk pada gagasan bahwa kita tidak boleh menilai orang lain karena kita tidak sempurna dan harus lebih fokus pada kekurangan kita sendiri dan berusaha untuk memperbaiki diri kita sendiri. Mengenai ungkapan, “hanya Tuhan yang bisa menilai saya” ada ayat tertentu yang menegaskan pernyataan ini. Yakobus 4:12 berbicara tentang Tuhan sebagai satu-satunya hakim yang benar dengan mengatakan, “Hanya ada satu pemberi hukum dan hakim, dia yang mampu menyelamatkan dan menghancurkan. Tapi siapakah Anda untuk menilai tetangga Anda? ”

Baca Juga : “Ayat alkitab tentang kutuk dan berkat”

Temukan lebih banyak ayat Alkitab tentang Penghakiman dan Tuhan dalam kumpulan kutipan tulisan suci ini.

Hanya Tuhan Yang Dapat Menilai Saya Ayat-ayat Alkitab

Kisah Para Rasul 17 : 31 “Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati.”

Ibrani 9 : 27 “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,”

Yakobus 4 : 12 “Hanya ada satu Pembuat hukum dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan. Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia?”

Baca Juga : “17 Ayat Alkitab tentang KEGELISAHAN Dan DEPRESI”

1 Korintus 4 : 4 “Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan.”

Yohanes 7 : 24 “Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil.”

Lukas 6 : 37 “Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.”

1 Korintus 4 : 3-4 “Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiri pun tidak kuhakimi. Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan.”

Yohanes 4 : 13-14 “Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

Roma 2 : 1-3 “Karena itu, hai manusia, siapa pun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama. Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur atas mereka yang berbuat demikian. Dan engkau, hai manusia, engkau yang menghakimi mereka yang berbuat demikian, sedangkan engkau sendiri melakukannya juga, adakah engkau sangka, bahwa engkau akan luput dari hukuman Allah?”

Matius 9 : 5-8 “Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” — lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu — : “Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” Dan orang itu pun bangun lalu pulang. Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.”

Matius 18 : 15-18 “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”

Baca Juga: “Ayat alkitab Tentang Jumat agung sangat penting untuk diketahui”

Matius 7 : 1-5 “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”